Rabu, 21 Juni 2017

Tugas Softskill Interaksi Manusia dan Komputer # - Prototyping

Proses pengembangan sistem seringkali menggunakan pendekatan prototipe (prototyping). Metode ini sangat baik digunakan untuk menyelesesaikan masalah kesalahpahaman antara user dan analis yang timbul akibat user tidak mampu mendefinisikan secara jelas kebutuhannya (Mulyanto, 2009).

Prototyping adalah pengembangan yang cepat dan pengujian terhadap model kerja (prototipe) dari aplikasi baru melalui proses interaksi dan berulang-ulang yang biasa digunakan ahli sistem informasi dan ahli bisnis. Prototyping disebut juga desain aplikasi cepat (rapid application design/RAD) karena menyederhanakan dan mempercepat desain sistem (O'Brien, 2005).

berikut tools yang dapat digunakan untuk Protyping :
  • Origami Studio
  • Webflow
  • Proto.io
  • Framer
  • Vectr

Keunggulan prototyping adalah :
1.     Adanya komunikasi yang baik antara pengembang dan pelanggan.
2.     Pengembang dapat bekerja lebih baik dalam menentukan kebutuhan pelanggan.
3.      Pelanggan berperan aktif dalam pengembangan sistem.
4.     Lebih menghemat waktu dalam pengembangan sistem.
5.     Penerapan menjadi lebih  mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya

Sedangkan kelemahan prototyping adalah :
  1. Pelanggan tidak melihat bahwa perangkat lunak belum mencerminkan kualitas perangkat lunak secara keseluruhan dan belum memikirkan peneliharaan dalam jangka waktu yang lama.
  2. Pengembang biasanya ingin cepat menyelesaikan proyek sehingga menggunakan algoritma dan bahasa pemrograman sederhana.
  3.  Hubungan pelanggan dengan komputer mungkin tidak menggambarkan teknik perancangan yang baik.

  4. metode prototyping meliputi langkah-langkah :
    1.     Pemilahan fungsi
    2.     Penyusunan Sistem Informasi
    3.     Evaluasi
    4.     Penggunaan Selanjutnya