Fungsi
Fungsi Manajemen - Adalah Dalam proses pelaksanaannya, manajemen mempunyai
tugas-tugas dan kegiatan-kegiatan tertentu yang harus dilaksanakan.
Pada umumnya
ada empat fungsi manajemen yang banyak dikenal masyarakat yaitu fungsi
perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pengarahan
(actuating) dan fungsi pengendalian (controlling).
Perencanaan (Planning)
Planning adalah
bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun
rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
Perencanaan dibedakan dalam tiga
jenis, yaitu sebagai berikut.
·
Perencanaan jangka pendek atau
kurang dari 1 tahun Misalnya perencanaan strategik yang meliputi proses
pemilihan tujuan organisasi, penentuan strategi, kebijakan dan program-program
yang diperlukan untuk tujuan tersebut.
·
Perencanaan jangka menengah atau
dalam waktu 1 tahun sampai dengan lima tahun
Contoh: perencanaan laba
·
Perencanaan jangka panjang atau
lebih dari lima tahun
Contoh:
perencanaan produk, perencanaan bidang penjualan, bidang teknik, bidang
permodalan, dan bidang personil.
Aktivitas dalam fungsi perencanaan
ada 4, yaitu :
·
Menetapkan arah tujuan dan target
bisnis
·
Menyusun strategi untuk mencapai
tujuan tersebut
·
Menentukan sumber daya yang
dibutuhkan
·
Menetapkan standar kesuksesan dalam
upaya mencapai tujuan
·
Menyiapkan
bahan dan alat pembuatan Light detector
·
Merancang rangkaian
light detector
Pengorganisasian (Organizing)
Organizing
(fungsi perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya
fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan
untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Fungsi
pengorganisasian mengelompokkan semua orang, alat, tugas dan wewenang yang ada
dijadikan satu kesatuan yang kemudian digerakkan melaksanakan apa yang sudah
direncanakan sebelumnya.
Manfaat Organizing
·
Pembagian tugas-tugas bisa sesuai
dengan kondisi perusahaan
·
Menciptakan spesialisasi saat
menjalankan tugas
·
Personil dalam perusahaan mengetahui
tugas apa yang akan dijalankan
Fungsi Organizing
·
Pendelegasian wewenang dari
manajemen puncak kepada manajemen pelaksana
·
Adanya pembagian tugas yang jelas
·
Mempunyai manajer puncak yang
profesional untuk bisa mengkoordinasikan semua kegiatan yang dilakukan
Contoh dari pengorganisasian pada pembuatan light
detector :
Pengelompokkan
atau pembagian kerja seperti: perancang rankaian, programer, pembuat alat dan
lain-lain.
Pengarahan (Actuating)
Actuating adalah menempatkan semua anggota pada kelompok agar kerja secara
sadar untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan sesuai dengan
perencanaan dan pola organisasi.
Kegiatan penggerakan atau actuating biasanya akan memperoleh hasil yang
maksimal apabila memperhatikan faktor-faktor berikut:
·
Memperlakukan manusia dengan
sebaik-baiknya
·
Mendorong pertumbuhan dan
perkembangan manusia
·
Menampakkan pada manusia keinginan
untuk melebihi
·
Menghargai hasil pekerjaan yang baik
dan sempurna
·
Mengusahakan adanya keadilan tanpa
pilih kasih
·
Memberikan kesempatan yang tepat dan
bantuan yang cukup
·
Memberikan dorongan untuk
mengembangkan potensi dirinya
Contoh dari pengarahan pembuatan light detector:
·
Membimbing dalam pembuatan
rangkaian, pembuatan alat dan sebagainya.
·
Menuangkan semua inspirasi yang
telah dibuat ke lembar tugas yang telah dipersiapkan sebelumnya
Pengendalian (Controlling)
Pengawasan adalah proses penentuan apa yang akan dicapai (standard), apa
yang sedang dilakukan (pelaksanaan), menilai pelaksanaan, dan bilamana perlu
mengambil tindakan korektif sehingga pelaksanaan dapat berjalan menurut
rencana, yaitu sesuai dengan standar.
Controlling akan berjalan efektif
dengan memperhatikan hal hal berikut :
·
Routing (jalur), manajer menetapkan cara atau jalur
supaya bisa dengan mudah mengetahui letak dimana suatu kesalahan sering
terjadi.
·
Scheduling (penetapan waktu), Manajer
menetapkan kapan semestinya pengawasan harus dijalankan. Kadang-kadang,
pengawasan yang terjadwal mungkin tidak efisien dalam menemukan suatu
kesalahan, dan sebaliknya, sesuatu yang dijalankan secara mendadak malah lebih
berguna.
·
Dispatching (perintah pelaksanaan), adalah
pengawasan yang berupa suatu perintah pelaksanaan pada pekerjaan. Tujuannya
supaya suatu pekerjaan bisa selesai tepat waktu. Perintah bisa membuat sebuah
pekerjaan bisa terhindar dari kondisi yang terkatung katung, dan pada ujungnya
apabila terjadi kesalahan, bisa dengan mudah diidentifikasi siapa yang
melakukan kesalahan
·
Follow Up (tindak lanjut), Manajer
mencarikan solusi apabila terdapat kesalahan yang ditemukan.Tindak lanjut bisa
dengan memberikan peringatan terhadap pihak yang sengaja atau tidak sengaja
melakukan kesalahan dan memberikan petunjuk supaya kesalahan yang sama tidak
akan terulang kembali
Contoh dari
pengarahan:
·
Mengevaluasi keberhasilan dan target
dengan cara mengikuti standar indikator yang sudah ditetapkan
·
Melakukan klarifikasi dan koreksi
terhadap penyimpangan yang ditemukan
·
Memberi alternatif solusi yang
mungkin bisa mengatasi masalah yang terjadi
Sumber:
http://www.ssbelajar.net/2012/08/fungsi-manajemen.html
http://verdiekoprabowo10.blogspot.co.id/2016/10/tugas-softskill-manajement-proyek-dan.html
http://verdiekoprabowo10.blogspot.co.id/2016/10/tugas-softskill-manajement-proyek-dan.html
http://avianafuri.blogspot.co.id/2016/11/fungsi-fungsi-manajemen-dan-contohnya.html